Kamis, April 17, 2008

D0n9eng Qta










Sang Raja hutan "Singa" ditembak pemburu, penghuni hutan rimba jadi gelisah. Mereka tidak mempunyai Raja lagi. Tak berapa seluruh penghuni hutan rimba berkumpul untuk memilih Raja yang baru. Pertama yang dicalonkan adalah Macan Tutul, tetapi macan tutul menolak. "Jangan, melihat manusia saja aku sudah lari tunggang langgang," ujarnya. "Kalau gitu Badak saja, kau kan amat kuat," kata binatang lain. "Tidak-tidak, penglihatanku kurang baik, aku telah menabrak pohon berkali-kali." "Oh…mungkin Gajah saja yang jadi Raja, badan kau kan besar..", ujar binatang-binatang lain. "Aku tidak bisa berkelahi dan gerakanku amat lambat," sahut gajah.

Binatang-binatang menjadi bingung, mereka belum menemukan raja pengganti. Ketika hendak bubar, tiba-tiba kera berteriak, "Manusia saja yang menjadi raja, ia kan yang sudah membunuh Singa". "Tidak mungkin," jawab tupai. "Coba kalian semua perhatikan aku…, aku mirip dengan manusia bukan ?, maka akulah yang cocok menjadi raja," ujar kera. Setelah melalui perundingan, penghuni hutan sepakat Kera menjadi raja yang baru. Setelah diangkat menjadi raja, tingkah laku Kera sama sekali tidak seperti Raja. Kerjanya hanya bermalas-malasan sambil menyantap makanan yang lezat-lezat.

Penghuni binatang menjadi kesal, terutama srigala. Srigala berpikir, "bagaimana si kera bisa menyamakan dirinya dengan manusia ya?, badannya saja yang sama, tetapi otaknya tidak". Srigala mendapat ide. Suatu hari, ia menghadap kera. "Tuanku, saya menemukan makanan yang amat lezar, saya yakin tuanku pasti suka. Saya akan antarkan tuan ke tempat itu," ujar srigala. Tanpa pikir panjang, kera, si Raja yang baru pergi bersama srigala. Di tengah hutan, teronggok buah-buahan kesukaan kera. Kera yang tamak langsung menyergap buah-buahan itu. Ternyata, si kera langsung terjeblos ke dalam tanah. Makanan yang disergapnya ternyata jebakan yang dibuat manusia. "Tolong…tolong," teriak kera, sambil berjuang keras agar bisa keluar dari perangkap.

"Hahahaha! Tak pernah kubayangkan, seorang raja bisa berlaku bodoh, terjebak dalam perangkap yang dipasang manusia, Raja seperti kera mana bisa melindungi rakyatnya," ujar srigala dan binatang lainnya. Tak berapa lama setelah binatang-binatang meninggalkan kera, seorang pemburu datang ke tempat itu. Melihat ada kera di dalamnya, ia langsung membawa tangkapannya ke rumah.

Pesan Moral :
Perlakukanlah teman-teman kita dengan baik, janganlah sombong dan bermalas-malasan. Jika kita sombong dan memperlakukan teman-teman semena-mena, nantinya kita akan kehilangan mereka.

D0n9eng Qta



Burung elang dan burung gagak

Di sebuah padang rumput yang luas, terdapat banyak hewan sedang mencari makan. Di antaranya adalah kawanan domba yang sedang digembalakan oleh penggembala. Pada salah satu pohon, ada seekor burung gagak sedang menatap ke arah kawanan domba tersebut.. “Mmmh… aku lapar sekali,sejak pagi belum makan,” ujarnya.

Tiba-tiba, seekor elang raksasa terbang rendah di dekatnya. Kemudian, elang itu menyambar seekor anak domba dan menerbangkannya ke angkasa. “Wah, hebat sekali si elang, aku iri padanya,” ucap si gagak dalam hati. Lalu ia merencanakan untuk berburu seekor anak domba pula. “Aku juga bangsa burung. Aku pun harus bisa menyambar seekor anak domba seperti elang tadi,” pikirnya. Kemudian si gagak mulai terbang dan melintas di atas padang rumput. Ia hendak memilih seekor anak domba untuk dijadikan mangsanya. “Hmm, lebih baik aku memilih domba yang besar saja. Dagingnya pasti lebih banyak,” pikirnya lagi. Ia bergegas terbang ke kawanan domba. “Ini, yang paling besar dan gemuk,” ujarnya. Ia pun hingga di atas punggung domab yang dipilihnya. Ia menarik domba itu dengan seluruh kekuatannya. Tetapi domba itu berat sekali. Burung gagak tak bisa menggesernya.

Burung gagak menghujamkan cakarnya ke dalam bulu domba yang tebal. Sekali lagi ia berusaha menerbangkan domba itu. Tetapi, memindahkan tubuh domba itu saja ia tidak sanggup. Perbuatan burung gagak itu diketahui oleh penggembala. Penggembala itu lari sambil berteriak,” pencuri…”

Burung gagak berusaha terbang. Malang cakarnya tersangkut di antara bulu domba itu. Ia pun dipukuli oleh penggembala itu.


Pesan Moral :
Janganlah melakukan sesuatu yang melebih kemampuan kita. Karena hal tersebut bisa merugikan diri kita.